Category Archives: Kegiatan

Konsultasi Masalah Ketenagakerjaan Pekerja Media di Soloraya

Selama bulan April 2020 kami menerima laporan dari karyawan beberapa perusahaan media yang melakukan rasionalisasi atas nama dampak pandemi Covid-19. Ada perusahaan media yang melakukan pemotongan gaji, ada pula yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagian pekerja.

Sebagian anggota AJI Solo juga telah menghadapi persoalan itu. Kami juga sempat memberi bantuan konsultasi untuk pekerja salah satu media.

Tidak ada yang bisa memperkirakan kapan situasi ini akan berakhir. Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir hingga hari ini, sehingga efeknya terhadap para pekerja, khususnya industri media juga berpotensi terus berlangsung.

Kami membuka konsultasi bagi para pekerja media yang mengalami masalah ketenagakerjaan di tengah pandemi ini. Baik berupa pemotongan gaji, tunjangan, atau hak-hak lainnya hingga PHK.

Konsultasi ini akan fokus pada pemetaan kondisi, hak-hak karyawan, dan langkah apa saja yang bisa dilakukan pekerja media untuk mendapatkan haknya.

Silakan mengisi form berikut ini:

bit.ly/PekerjaMediaSolo

Ikuti Workshop & Liputan Investigasi Bersama Tempo 2019

Dear kawan-kawan jurnalis,

Tempo Institute bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo akan menggelar workshop liputan investigasi dalam waktu dekat (akhir Februari atau Maret 2019). Kegiatan ini menjadi pengantar untuk program fellowship Investigasi Bersama Tempo 2019.

Para jurnalis yang berminat diajak untuk melakukan kolaborasi liputan investigasi bersama Tempo demi menegakkan panji-panji pers sebagai watchdog dan pilar kelima demokrasi.

Sebagai persiapan, kami berharap rekan-rekan jurnalis/wartawan yang berminat untuk mengisi form usulan liputan investigasi di bawah ini. Form ini bisa dibagikan kepada jurnalis yang berminat untuk mengikuti fellowship ini.

Tema liputan antara lain Korupsi, Kriminal, Kejahatan Kemanusiaan (Trafficking), Lingkungan, HAM, Tambang dan Energi (Listrik, Batubara, EBT). Usulan liputan bisa dikirim ke email aji.solokota@gmail.com atau diserahkan langsung saat workshop investigasi yang akan diselenggarakan di Kota Solo selama 2 hari. Usulan itu akan dibahas dan disempurnakan dalam sesi Coaching Clinic oleh redaktur Tempo.

Mengenai penyelenggaraan workshop, waktu, tempat, dan form pendaftaran workshop akan kami umumkan dalam waktu dekat.

Form usulan liputan investigasi bisa diunduh di link ini: https://goo.gl/vaGnVY

AJI Solo Buka Pendaftaran Anggota Baru

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Surakarta (Solo) membuka kesempatan kepada para jurnalis di Kota Solo dan sekitarnya (Soloraya) untuk bergabung dalam organisasi ini. Pendaftaran dibuka pada 17 Agustus 2018 hingga 17 September 2018.

Ketua AJI Kota Surakarta, Adib Muttaqin Asfar, mengatakan open recruitment ini merupakan kali pertama dilakukan oleh AJI Kota Surakarta. Biasanya, perekrutan anggota dilaksanakan secara personal, namun kali ini AJI membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para jurnalis untuk bergabung.

“Selain amanat Konggres ke-X AJI di Solo pada November lalu, pembukaan secara terbuka ini juga merupakan bagian dari cara AJI untuk memperkuat kampanye independensi jurnalis dan peningkatan kapasitas jurnalis. Kami mengajak semua pihak untuk belajar bersama dengan kami,” katanya, Kamis (23/8/2018), di Sekretariat AJI Kota Surakarta, Jl Srikatan II No 2, Gremet, Manahan, Solo.

Sementara itu, Sekretaris AJI Kota Surakarta, Crisna Chanis Cara, mengatakan ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan bergabung dalam AJI. Setidaknya, AJI Indonesia maupun AJI Kota Surakarta sering menyelenggarakan workshop untuk meningkatkan kemampuan jurnalis dalam menangani isu-isu tertentu, misalnya soal keamanan digital, verifikasi data, atau menulis konten yang baik.

Pendaftaran bisa dilakukan secara langsung atau online melalui situs ini, yaitu di menu Pendaftaran Anggota Baru AJI.

Syarat Pendaftaran:

1. Masih aktif melakukan aktivitas jurnalistik melalui media elektronik, cetak, internet, dan saluran lainnya.
2. Menyetujui AD-ART AJI (AD-ART AJI bisa dilihat di bagian bawah halaman ini)
3. Bersedia mematuhi Kode Etik dan Kode Perilaku AJI
4. Mengisi formulir dan mengikuti proses pendaftaran

Untuk informasi lainnya, silakan kontak kami melalui email aji.solokota@gmail.com (fast respons), atau melalui widget Wise Chat di halaman utama situs ini.

Mengurai Benang Kusut Transportasi Bandara

Transportasi publik menjadi salah satu tulang punggung perkotaan. Tanpa transportasi publik yang memadai, jalanan dipenuhi kendaraan pribadi dan semua berlomba demi kecepatan sendiri. Lebih dari itu, perekonomian bisa tersendat hanya karena tak banyak transportasi yang ramah terhadap para pendatang.

Situasi tersebut sangat mungkin terjadi di Kota Solo tak lama lagi. Solo sebagai salah satu destinasi wisata sudah mendapatkan posisi strategis sebagai penghubung dalam jalur transportasi udara maupun darat. Sayangnya, potensi itu bisa terbuang percuma jika masih ada persaingan usaha yang tidak sehat sehingga masyarakat tak bisa mengakses seluruh moda transportasi di ruang publik.

Kasus insiden tak menyenangkan terhadap penumpang taksi berbasis aplikasi online yang terjadi di Bandara Adi Soemarmo Februari lalu adalah contoh dari tidak bebasnya masyarakat memilih moda transportasi. Idealnya, penumpang bisa memilih transportasi publik jenis apapun dari manapun mereka berada.

Apalagi dalam kasus ini, sang konsumen berada di ruang publik yakni bandara, yang juga merupakan penghubung berbagai moda transportasi. Bisa dibayangkan apa yang dirasakan setiap penumpang setelah tiba di terminal kedatangan bandara, lalu berpotensi mengalami kejadian serupa yang tak menyenangkan.

Jauh sebelum kasus ini muncul, keluhan-keluhan sudah bermunculan terkait tidak banyaknya pilihan transportasi publik yang tersedia di Bandara Adi Soemarmo. Ketika konsumen enggan menggunakan jasa taksi bandara karena merasa terlalu mahal, mereka harus rela berjalan kaki lebih dari 1 km keluar kompleks bandara dengan memikul barang bawaan agar bisa mengakses transportasi lain. Lagi-lagi konsumen yang dirugikan.

Selain menyulitkan konsumen, situasi ini tidak menguntungkan bagi banyak pihak yang berkepentingan dengan pusat-pusat transportasi publik, seperti terminal, stasiun kereta api, dan terutama bandar udara. Jika konsumen merasakan kesulitan yang berulang ketika datang ke bandara, maka citra kota khususnya sektor pariwisatanya bakal dipertaruhkan. Hal ini bisa berdampak panjang bagi rantai industri pariwisata, perhotelan, dan jasa lainnya yang mengandalkan wisatawan.

Pasal 4 Undang-Undang No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen jelas menyebutkan hak dan kewajiban konsumen. Salah satu hak konsumen adalah hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Maka memilih moda transportasi publik apapun adalah hak setiap konsumen yang tak boleh dihalangi.

Diskusi ini tidak bermaksud mengulangi perdebatan antara transportasi konvensional maupun yang berbasis aplikasi online. Melalui diskusi ini, kami mengharapkan ada solusi yang bisa ditawarkan untuk memperbaiki situasi di atas dengan cara elegan dan meminimalisasi gejolak sosial. Setidaknya, ada rekomendasi yang bisa disampaikan kepada para pemangku kebijakan melalui diskusi ini.

Pembicara
Syafii (pengamat transportasi Universitas Sebelas Maret Solo)
Daryono (pemerhati pariwisata, mantan Ketua Assosiation of Indonesian Tours and Travel Agencies/ASITA Solo)
Bambang Ary Wibowo (pemerhati hak konsumen, mantan Ketua Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen/BPSK Solo)
I Wayan Ova Arantika (Airport Operation Services and Hospitality Section Head Bandara Adi Soemarmo Boyolali)*
Keterangan: *dalam konfirmasi

Peserta
Masyarakat umum
Komunitas pemerhati transportasi dan pemerhati kota
Stakeholder transportasi di Solo dan sekitarnya
Akademisi (dosen dan mahasiswa)
Jurnalis

Susunan Acara
09.00-09.30 : Registrasi peserta
09.30-09.40 : Pembukaan dari AJI Solo
09.40-10.00 : Penyampaian materi dari Bambang Ary Wibowo
10.00-10.20 : Penyampaian materi dari Syafii
10.20-10.40 : Penyampaian materi dari Daryono
10.40-11.00 : Penyampaian materi dari I Wayan Ova
11.00-11.45 : Diskusi
11.45-12.00 : Penutup

Pendaftaran “Google News Lab Training”

Peserta terbaik mendapatkan hadiah kunjungan ke Google Summit 2019

https://platform.twitter.com/widgets.js

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bekerja sama dengan Google News Lab dan Internews menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Google News Lab Training Network” bagi kalangan jurnalis. Fokus dari pelatihan ini adalah mengasah keterampilan jurnalis untuk memanfaatkan sejumlah tools di internet guna melakukan verifikasi online yang banyak beredar di dunia maya (false news, fake news, hoax).

Peserta juga akan mempelajari berbagai materi bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta beragam tools menarik lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan investigasi secara online.

Google News Lab Training Network akan digelar sepanjang tahun 2018 di berbagai wilayah di Indonesia seperti: Jakarta, Lampung, Bali, Bandung, Semarang, Medan, Makasar, Surabaya, Ambon, Kupang, Jayapura, Palembang, Kendari, Pekanbaru, Pontianak, Mandar, Banda Aceh, dan Balikpapan.Pelatihan ini terbuka bagi jurnalis dari berbagai platform media (cetak, online, televisi, dan radio) yang bekerja di beberapa wilayah tersebut.

Training terdekat akan dialaksanakan pada tanggal:

1. Jakarta (10-11 Februari 2018)

2. Lampung ( 16-17 Februari 2018)

3. Denpasar (3-4 Maret 2018)

4. Bandung (10-11 Maret 2018)

5. Semarang ( 24-25 Maret 2018)

6. Medan (7-8 April 2018)

7. Makassar (21-22 April 2018)

Setelah pelatihan, panitia akan membuat forum bersama untuk mentoring implementasi tools yang sudah diajarkan dalam bentuk google classroom. Panitia juga akan memilih beberapa peserta terbaik yang berhasil menggunakan tools yang diberikan dalam kerja jurnalistiknya untuk mendapatkan hadiah kunjungan ke Google Summit 2019.

Untuk mengikuti workshop ini rekan-rekan dapat mengisi dan mengirimkan formulir lamaran dalam Google form ini.

Jika rekan-rekan membutuhkan informasi lebih jelas terkait topik ataupun informasi lainnya, silakan mengirim email ke: beasiswa.aji@gmail.com dengan subjek: Workshop Google News Lab, atau dapat menghubungi Sdri. Febrina: +62 818-0421-7279, Geril: +62 853-9469-5060

Sumber: aji.or.id